Deteksii.com – SLEMAN – Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan bahwa jabatan bukanlah hak istimewa yang digunakan untuk dilayani, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dalam melayani masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat melantik dan mengambil sumpah 155 pejabat administrator, pengawas, dan kepala puskesmas di lingkungan Pemkab Sleman, Senin (19/5).
Pelantikan yang berlangsung di Pendopo Parasamya Sleman ini merupakan bagian dari upaya penataan organisasi dalam rangka meningkatkan efektivitas kinerja pemerintahan.
“Perlu diingat, jabatan yang saat ini diemban merupakan amanah. Jangan beranggapan bahwa dalam menjalankan tugas, kita harus dilayani. Tetapi sebaliknya, kita melayani seluruh komponen masyarakat. Seluruh masyarakat harus dilayani, tidak boleh pilih-pilih,” ujar Harda dalam sambutannya.
Bupati juga mengingatkan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik untuk terus meningkatkan kinerja di tengah kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus dihadapi tanpa mengurangi semangat untuk memberikan pelayanan terbaik.
Ia turut mendorong para pejabat untuk membangun koordinasi dan jejaring kerja lintas sektor, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan.
“Jejaring kerja ini akan membantu dalam menjalankan setiap program dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Bangun komunikasi yang baik dengan Forkopimda, Forkopimcam, atau dengan instansi vertikal lainnya untuk bersama-sama menyukseskan program pemerintah,” jelasnya.
Sebagai bagian dari mekanisme pengawasan dan pembinaan, Pemkab Sleman juga akan melakukan evaluasi terhadap kinerja pejabat yang telah dilantik. Evaluasi ini diharapkan menjadi pemicu peningkatan profesionalisme aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman.

+ There are no comments
Add yours