Deteksii.com – SLEMAN – Pemerintah Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, terus mempercepat transformasi digital pemerintahan dengan menyiapkan penerapan Sistem Informasi Desa dan Kalurahan Terintegrasi (SIDES) yang ditargetkan mampu menjangkau hingga tingkat padukuhan. Langkah tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi SIDES yang digelar selama dua hari, 9–10 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor CV. Infotech Engineering, Kanggotan, Pleret, Bantul, itu diikuti 21 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah kalurahan, para dukuh, Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal), Karang Taruna, hingga Pendamping Desa. Pelatihan menjadi bagian dari strategi Condongcatur dalam membangun sistem pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, transparan, dan berbasis data.
Kaur Tata Laksana Kalurahan Condongcatur, Andree Setiawan, menjelaskan bahwa implementasi SIDES merupakan kebutuhan yang tidak bisa dihindari di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap layanan yang mudah diakses dan responsif.
Melalui sistem tersebut, Kalurahan Condongcatur menargetkan lahirnya aplikasi internal yang terintegrasi untuk mendukung persuratan, administrasi pelayanan, pengelolaan data, hingga berbagai kebutuhan operasional pemerintahan. Ke depan, layanan persuratan diharapkan dapat dilakukan secara daring sehingga lebih cepat, tertata, dan memudahkan masyarakat.
Bimtek menghadirkan dua narasumber yang dikenal aktif mengembangkan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi informasi, yakni Lurah Pleret, Taufiq Kamal, dan Lurah Guwosari, Masduki Rahmat.
Pada sesi pertama, Taufiq menegaskan bahwa digitalisasi bukan tujuan akhir, melainkan sarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik. Menurutnya, SIDES mampu mendukung pengelolaan data kependudukan, pelayanan administrasi, dokumentasi kegiatan, perencanaan pembangunan, hingga pengambilan keputusan berbasis data.
Ia menilai langkah Condongcatur sangat relevan mengingat kalurahan tersebut merupakan salah satu wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Kabupaten Sleman dan memiliki kebutuhan pelayanan yang terus meningkat. Karena itu, pemanfaatan teknologi informasi dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif dan terukur.
Tidak hanya menerima materi teori, peserta juga langsung mempraktikkan pengoperasian rancangan SIDES Kalurahan Condongcatur menggunakan laptop masing-masing. Mereka mengisi berbagai menu sistem mulai dari profil wilayah, data kependudukan, statistik penduduk, keuangan, pertanahan, pembangunan, kelembagaan, hingga pelayanan surat berdasarkan data riil yang dimiliki kalurahan.
Praktik tersebut sekaligus menjadi langkah awal pembentukan basis data terpadu yang nantinya akan menjadi tulang punggung layanan publik digital di Condongcatur.
Sementara itu, pada hari kedua, Lurah Guwosari, Masduki Rahmat, menekankan pentingnya kualitas data dalam keberhasilan sistem informasi. Menurutnya, data yang lengkap dan akurat tidak hanya mendukung pelayanan administrasi, tetapi juga menjadi dasar penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.
Masduki mengingatkan bahwa keberlanjutan pengelolaan sistem pasca-pelatihan menjadi faktor penting agar SIDES tidak berhenti sebagai proyek teknologi semata, melainkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pada penutupan kegiatan, Kaur Pangripta Kalurahan Condongcatur, Wahyu Nurendra, menyampaikan bahwa pengembangan SIDES merupakan realisasi dari perencanaan yang telah disusun sejak 2025. Ia menilai karakteristik Condongcatur sebagai kawasan perkotaan dengan jumlah penduduk besar dan heterogen menuntut hadirnya sistem pelayanan yang cepat, akurat, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Selain memperkuat pelayanan kalurahan, SIDES juga dirancang untuk mengintegrasikan berbagai potensi yang dimiliki masing-masing padukuhan dalam satu sistem informasi. Dengan demikian, data dan inovasi yang berkembang di tingkat wilayah dapat terhubung langsung dengan pemerintah kalurahan.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kalurahan Condongcatur akan membentuk tim pengelola resmi melalui Surat Keputusan (SK) Admin/Pengelola Sistem Informasi Desa serta melaksanakan program peningkatan kapasitas pengelola secara berkelanjutan.
Melalui langkah tersebut, Condongcatur optimistis mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin modern, efektif, transparan, dan berbasis data, sekaligus memperkuat agenda Reformasi Kalurahan dan transformasi digital pemerintahan di Daerah Istimewa Yogyakarta. (Jat)

+ There are no comments
Add yours