Butet Minta Gibran Tolak Pinangan Cawapres

Butet Minta Gibran Tolak Pinangan Cawapres

Deteksii.com – BANTUL – Seniman Butet Kartaredjasa berharap Gibran Rakabuming Raka menolak pinangan sebagai cawapres salah satu kandidat capres. Hal itu karena Gibran dinilainya belum punya pengalaman memimpin bangsa.

 Menurutnya, kreteria yang dijadikan patokan MK dalam memutuskan perihal batasan usia capres-cawapres pada pemilu 2024, dinilainya sangat menyedihkan. Ada tahapan-tahapan yang mesti dilalui untuk mematangkan kepribadian seseorang, ketrampilan dan segalanya.

“Ukuran saya itu moral. Kalau melihat dari persepektif budaya, itu moralitas kepatutan. Apa ya pantes? Peristiwa kemarin ini, rentetan peristiwa itu, bagi saya, ini memberikan pembelajaran politik kepada public,” jelas Butet.  

Pembelajaran apa yg bisa dipetik? Menurutnya, untuk menjadi pemimpin naik jadi kelas manager saja, atau kepala bagian saja, harus berjuang, gigih berjuang menjadi orang yang dipercaya, berpengalaman sampai akhirnya naik pangkatnya.

“Ini baru bicara level bawah, belum sampai pada wacana kepemimpinan sekelas wakil presiden,” ungkapnya seraya mengimbuhi bahwa segalanya itu butuh proses. Jadi tidak instan atau ahistoris.

Terlepas dari sinyalemen adanya peran politis Jokowi atau tidak, actor mbeling yang terkenal dg suara ikonik Presiden Soeharto merasakan keganjilan, bahwa ternyata menjadi manusia instan itu sangat dimungkinkan di Indonesia. Model seperti ini penuh dilema dan terus akan mengalami repetisi tanpa henti.

“Bayangkan saja, kalau nanti ada anak muda yang sedang bertumbuh hari ini melihat peristiwa itu, oo kalau gitu saya jadi Tarzan saja, nggandul nama besar ayahku. Gandulan jadi Tarzan, bisa lompat: instan alias ahistoris. Gak ada etos gak ada kegigihan perjuangan, ujug-ujug mak gabrug sak pethuthuk jadi petinggi negeri,” tuturnya. @dmin1

You May Also Like

Rekomendasi untuk anda

+ There are no comments

Add yours