Deteksii.com – SLEMAN – Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Depok menyelenggarakan Ulang Tahun Ke-25 dengan mengelar acara kesenian pentas Jatilan di Leles Ngringin Condongcatur dihadiri Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, Minggu (19/11/2023).
Acara dikemas secara sederhana dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Sleman, didampingi Panewu Depok, Lurah Condongcatur, Dinas Kebudayaan dan RAPI Sleman.
Bupati Kustini dalam sambutanya berharap RAPI terus memberikan manfaat dan bersinergi dengan pemerintah. Khususnya ketika terjadi bencana menyediakan layanan komunikasi darurat pada situasi krisis dan komunikasi konvensional dimungkinkan terjadi gangguan.
“Meskipun saat ini sudah berkembang teknologi canggih seperti HP tetapi Handy Talky (HT) yang digunakan oleh RAPI tetap mempunyai peranan penting dalam situasi darurat di lapangan. Saat melakukan koordinasi tim yang memerlukan komunikasi real-time menggunakan frekuensi radio memungkinkan koordinasi yang efisien antara berbagai pihak yang terlibat dalam suatu operasi atau kegiatan,” ungkap Kustini.
Sementara itu Ketua RAPI Lokal Depok, Murgiyanta, SE (JZ 12 APS) yang juga Ulu-Ulu Condongcatur mengatakan, sebenarnya Ulang Tahun RAPI Lokal Depok pada tanggal 6 Desember mendatang.
“Tetapi diajukan karena menghindari berbarengan dengan Kampanye Pemilu 2024 dan RAPI Depok setiap hajatan Pemilu bertugas bersama Kapanewon Depok, dan instansi lainya bertugas membantu Bantuan Komunikasi agar terselenggara Pemilu yang damai, aman, lancar dan kondusif,” jelasnya.
RAPI Depok, lanjut Murgiyanta, banyak melakukan kegiatan sosial khususnya jika terjadi bencana baik bencana alam maupun non alam. Begitu juga saat peringatan hari besar seperti hari raya, RAPI berkalaborasi dengan pihak terkait membuat posko bersama, bantuan komunikasi di beberapa titik jalan utama di wilayah Depok.
Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), untuk komunikasi non-komersial antar para penggemar radio amatir. Mereka menggunakan frekuensi yang dialokasikan secara khusus untuk berbagai kegiatan.
Peran penting dalam pengembangan, mereka menyelenggarakan kegiatan, pelatihan, dan berbagai acara untuk memperluas pemahaman tentang radio amatir serta mempromosikan keselamatan dan etika dalam penggunaan frekuensi
Selain itu juga aktif dalam memperjuangkan regulasi yang mendukung kegiatan radio amatir dan perlindungan frekuensi yang digunakan para amatir di Indonesia.
Melalui kolaborasi dengan pihak terkait, mereka berupaya untuk memastikan akses yang aman dan legal terhadap spektrum frekuensi yang diperlukan. Hal ini memungkinkan untuk terus berkembang dan berpartisipasi dalam kegiatan komunikasi non-komersial dengan lebih baik
Bupati Sleman dan Lurah Condongcatur pada kesempatan ini juga memberikan bantuan dana secara langsung kepada RAPI dan Grup Jatilan PS Madu Mudo Turonggo Kayen.@Djat
