Deteksii.com – YOGYAKARTA – Wali Kota Yogyakarta, H. Hasto Wardoyo, mengapresiasi program Jogja Cling yang diinisiasi Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Kamis (28/8/2025). Program yang berfokus pada penataan dan pengecatan jembatan ini dinilai sejalan dengan semangat gotong royong khas masyarakat Yogyakarta.
Hasto Wardoyo menilai program ini bukan sekadar kegiatan fisik, melainkan juga menghidupkan semangat kebersamaan.
“Mungkin kita akan memperlombakan kebersihan atau lukisan mural untuk semua jembatan di Kota Jogja pada peringatan HUT Kota Jogja Oktober mendatang. Sekarang ini kita memang harus mengandalkan kekuatan massa (people power) dari sisi positifnya untuk bersama membangun daerah,” kata Hasto.
Sementara Komandan Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Kolonel Inf Arif Setiyono, S.I.P., M.H.I., mengatakan kegiatan pengecatan jembatan dalam rangkaian program Jogja Cling kali ini giliran Jembatan Amarta atau lebih dikenal sebagai Jembatan Kewek di kawasan Jetis yang dipercantik.
“Sebelumnya kita sudah melakukan pada Jembatan Sayidan, kemudian Jembatan Gondolayu, dan ketiga Jembatan Sukonandi,” terang Arif.
Ia menegaskan program ini merupakan wujud keterlibatan TNI dalam menciptakan kota yang lebih indah dan nyaman. “Program kami adalah mengecat dan menata semua jembatan yang ada di Kota Jogja. Dengan demikian Jogja benar-benar menjadi kota yang nyaman dihuni dan bikin rindu bagi siapa pun yang pernah datang,” ujarnya.

Program Jogja Cling juga mendapat dukungan dari kalangan swasta, salah satunya pengusaha Yogyakarta, Andi W. Laurent, pemilik Grup Anisku. Selain bergerak di bidang properti, kuliner, penginapan, dan transportasi, Andi juga tengah mengembangkan konsep taman pemakaman modern di Imogiri.
“Setiap orang pasti ingin hidupnya bisa memberikan manfaat bagi orang lain, begitupun saya. Karena itu, sebagian lubang makam yang kami bangun kami sediakan gratis bagi mereka yang benar-benar membutuhkan,” jelasnya.
Ia menambahkan, dukungan terhadap Jogja Cling berangkat dari semangat yang sama. “Selama bisa dilakukan untuk kepentingan masyarakat, kami akan terus mendukung,” tuturnya.
Kegiatan pengecatan di Jembatan Amarta berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 09.30 WIB dengan titik kumpul di halaman parkir bawah jembatan, Kelurahan Gowongan, Jetis. Ke depan, Kodim 0734 bersama Pemkot Yogyakarta menargetkan seluruh jembatan di kota ini dapat dicat dan ditata ulang pada 2026, sehingga wajah Kota Jogja makin rapi, indah, dan nyaman bagi warga maupun wisatawan. (Jatmo)

+ There are no comments
Add yours