Deteksii.com – SLEMAN – Pemkab Sleman melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sleman, melakukan intervensi pasar dengan memberikan reduksi biaya distribusi kepada pedagang besar komoditas beras yang akan menjual ke pedagang pengecer di pasar tradisional di Sleman. Langkah ini ditempuh Pemkab Sleman untuk menstabilkan harga beras akibat dampak El Nino.
“Fenomena El Nino saat ini menjadi perhatian besar karena berpotensi menyebabkan gagal panen, sehingga menurunkan produktivitas pertanian yang memengaruhi ketersediaan stok untuk masyarakat,” jelas Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo melakukan visitasi operasi pasar kebutuhan pokok di Pasar Gamping, Rabu (18/10/2023).
Menurut Kustini, pedagang pengecer juga dipastikan menjual beras kepada pengguna langsung dan tidak boleh dijual kepada pihak yang bermaksud menjual lagi.”Jadi harus tepat sasaran, pengecer hanya boleh menjual kepada masyarakat pengguna,’ katanya.
Lebih lanjut Kustini menjelaskan, kurangnya stok/pasokan beras tersebut dapat mengganggu kestabilan harga dan meningkatkan harga secara signifikan.
la mengatakan, kegiatan operasi pasar dilaksanakan mulai 14 Oktober 2023 sampai dengan paling lama dua bulan berikutnya atau kondisional melihat serapan anggaran untuk reduksi biaya distribusi.
“Operasi pasar dilaksanakan di Pasar Gamping yang merupakan pasar pantauan Kementerian Perdagangan,’ katanya.
Anggaran yang disiapkan mencapai Rp500 juta untuk reduksi biaya distribusi komoditas beras yang bersumber dari dana insentif.
“Komoditas yang diberikan subsidi berupa beras (selain beras khusus), dengan besaran reduksi biaya distribusi Rp2.300 per kilogram beras dan aturan pembelian maksimal lima kilogram beras per pembeli per hari,’ katanya.
Kegiatan ini, lanjut Kustini, juga didukung oleh Bank Indonesia dengan bantuan anggaran sebesar Rp50 juta. “Kegiatan Operasi Pasar diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan beras dengan harga yang terjangkau di tengah gejolak kenaikan harga beras akibat fenomena El Nino,” pungkasnya.@Djat

+ There are no comments
Add yours