Sekda Pemprop DIY, Netralitas ASN Tak Bisa Ditawar Lagi

Deteksii.com YOGYAKARTA – Sekretaris Daerah Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Beny Suharso, menyambut positif aturan yang melarang aparatur sipil negara di provinsi ini menyukai, membagikan, dan berkomentar di media sosial peserta Pemilu 2024, baik calon presiden maupun calon anggota legislatif.

“Itu harus dipahami bahwa posisi ASN memang harus netral tidak bisa ditawar. Kalau nanti kita terjebak seperti itu malah mubazir, kita tidak bekerja malah mengomentari hal yang tidak perlu dikomentari oleh kita,” kata Sekda DIY Beny Suharsono di Yogyakarta.

Larangan tersebut, jelas Beny, telah tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai Aparatur Sipil Negara dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan.

SKB itu berisi larangan membuat unggahan, mengomentari, membagikan (“share”), menyukai (“like”), hingga bergabung atau “follow” akun atau grup kampanye pemenangan peserta pemilu. “Itu kan sifatnya sudah sebuah mandatori ya untuk kita sehingga kita harus mendudukkan proporsinya,” kata dia.

Beny mengaku telah menyosialisasikan aturan itu melalui berbagai sarana komunikasi termasuk grup WhatsApp ASN di lingkungan Pemda DIY. “Kami lakukan sosialisasi lewat grup kan banyak juga melalui sekretaris-sekretaris badan. Dinas kan ada grupnya sendiri, kemudian eselon 2 juga ada grupnya sendiri. Itu cepat sekali kita,” ujar dia.

Untuk memastikan aturan itu dipatuhi, kata Beny, pihaknya bakal melakukan pemantauan melalui berbagai sumber yang dimiliki.

Menurut dia, di masing-masing instansi memiliki petugas khusus yang mampu mengawasi netralitas ASN selama Pemilu 2024. “Ada petugasnya, itu kan punya jaringan untuk melakukan pengawasan netralitas,” ujar dia.

Harapannya, jelas Beny, Pemilu 2024 berlangsung kondusif dengan menghindarkan para abdi negara terseret dalam dinamika politik praktis. “Pada prinsipnya, (ASN) memang harus netral supaya penyelenggara negara ini tidak terkontaminasi. Nanti kalau enggak netral kan jadi ramai kayak dulu lagi,” ujar dia. @dm3

You May Also Like

Rekomendasi untuk anda

+ There are no comments

Add yours