Sleman – Sebanyak 91.475 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Sleman menerima bantuan pangan dalam penyaluran tahap kedua dari tiga tahap yang direncanakan. PJ Bupati Sleman secara simbolis menyerahkan bantuan pangan kepada warga di Kalurahan Margokaton Sayegan Kamis,(10 10).
Dalam sambutannya Penjabat (PJ) Bupati Sleman menegaskan, penyaluran bantuan pangan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjamin ketersediaan pangan masyarakat. Langkah ini juga diambil sebagai salah satu strategi untuk menanggulangi kekurangan pangan serta mengendalikan gejolak inflasi di Kabupaten Sleman, yang diketahui masih memiliki angka stunting yang cukup tinggi.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat berkontribusi pada upaya pengurangan stunting serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sleman.
Bantuan ini disalurkan secara serentak di seluruh wilayah Sleman, dengan tujuan membantu pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.
Pelaksana Tugas (PLT), Kepala Dinas Pertanian Sleman, Supramomo, menyatakan, bantuan pangan yang diterima berasal dari perusahaan penyedia dan terdiri dari 914 ton beras jenis medium. Meski begitu, setelah diolah di Sleman, beras tersebut menjadi beras dengan klasifikasi premium. Beras ini merupakan bagian dari cadangan pangan pemerintah pusat yang berada di bawah kendali Badan Pangan Nasional.
Ditambahkan Supramomo, “Data penerima bantuan disusun oleh Dinas Sosial Sleman, dengan jumlah penerima mencapai 91.475 KK. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan, serta mendukung pemerintah dalam upaya percepatan penurunan angka stunting”, pungkasnya.

+ There are no comments
Add yours